Rabu, 02 Oktober 2013

Manfaat biologi dalam bidang sehari hari

    A.      MANFAAT BIOLOGI DI BIDANG PERTANIAN
JUDUL ARTIKEL : TEKNIS PERBENIHAN KACANG PANJANG
SUMBER              : bbppketindan.bppsdmp.deptan.go.id                             
OLEH                   :  Ir. Agus Sukmadjaja,M.MA

Kacang panjang ( Vigna Sinensis L ) merupakan jenis tanaman sayur yang populer di kalangan masyarakat. Selain rasanya enak, sayuran ini juga mengandung zat gizi bervariasi dan sangat baik untuk kesehatan selain itu tanaman ini juga dapat menyuburkan tanah sehingga dapat dikatakan bersifat “dwi fungsi”.
Dengan memperhatikan luas tanam kacang panjang yang terus meningkat dan konsumsi kacang panjang oleh masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat petani khususnya cukup tinggi, maka hal ini akan membuka peluang yang cukup besar dalam industri perbenihan kacang panjang. Peluang agribisnis benih kacang panjang sangat cerah dan akan mencapai sukses apabila menguasai teknologinya. sampai saat ini kebutuhan benih kacang panjang yang digunakan petani berasal dari benih yang asal-asalan atau produksi dari produsen swasta, yang harganya dirasa petani cukup mahal.

Pendapat saya :
Dari artikel tersebut, dapat kita simpulkan bahwa kacang panjang memiliki banyak manfaat bagi kita maupun alam karena selain manusia bisa memperoleh manfaat langsung dari tanaman kacang panjang berupa nilai gizi maupun keuntungan financial apabila kacang panjang tersebut dijadikan objek usaha juga alam bisa memperoleh keuntungan berupa tanah yang semakin subur, dalam hal ini kemajuan ilmu biologi sangat membantu dalam usaha membudidayakan tanaman kacang panjang ini dengan lebih baik lagi, hal ini bisa dimulai dengan mengembangkan pengolahan benih kacang panjang yang benar agar hasil yang diperoleh dapat lebih baik secara kualiatas maupun kuantitasnya, untuk itu peran pemerintah khususnya dinas pertanian sangat dibutuhkan dalam mensosialisasikan cara pengolahan benih kacang panjang yang benar kepada para petani atau pemerintah sendiri yang memproduksi benih kacang panjang berkualitas baik agar para petani dapat memperoleh benih kacang panjang yang baik dengan harga yang relative murah. Sehingga masalah gagal panen atau kurangnya hasil panen dapat diatasi.

    B.      MANFAAT BIOLOGI DI BIDANG PETERNAKAN
JUDUL ARTIKEL : BETERNAK SAPI TANPA RUMPUT
SUMBER              : wah1d.wordpress.com    
OLEH                     :DRH.M. Wahiduddin blog’s

Memadukan antara tanaman dan ternak menjadi  model pertanian. Konsep terpadu tadi banyak menggunakan jenis komoditinya, tapi yang cukup populer, belakangan adalah perpaduan kebun kelapa sawit dengan peternakan. Pada era ini ternak sapi tanpa rumput sebenarnya system beternak demikian bukan tidak menggunakan hijauan rumput tapi dalam jumlah minimal, rumput bukan lagi merupakan pakan utama. Mengapa begitu? Umumnya perkebunan sawit ketersediaan hijauannya ini tidak begitu banyak alat transportasi. Limbah-limbah perkebunan pengolahan sawit dan ternyata, dari hasil pengalaman yang dikembangkan oleh Dr. Ir. I Wayan Mathius, M.Si.APU, peneliti dibalai peneliti ternak Bogor pakan limbah kelapa sawit ini cukup bagus menunjang peningkatan badan sapi.
Wayan bahkan menyebut dengan menggunakan cara ini “ ketergantungan terhadap hijauan dapat diatasi, kita malahan dapat beternak sapi tanpa rumput. Bahan-bahan yang dapat digunakan, katanya mulai dari pelepah kelapa sawit, sebagai salah satu bahan pakan hijauan alternative (sumber serat), hasil ikutan pengolahan buah sawit, seperti lumpur sawit, serat perasan, buah inti dan tandan kosong. Sebagai limbah industry kelapa sawit, kualitas nutrient bahan tersebut cukup rendah dan oleh karena itu dalam pemanfaatannya perlu mendapatkan perhatian khusus, untuk dapat dimanfaatkan dengan optimal dibutuhkan sentuhan teknologi atau diolah sebelum dapat digunakan sebagai bahan pakan. Perpaduan ternak sawit yang paling berhasil dapat dilihat di agricinal di Bengkulu untuk setiap pohon dapat menghasilkan dua pelepah pertahun dengan rataan bobot pelepah perbatang mencapai 7 kg. jumlah ini setara dengan 20.000kg ( 22 pelepah x 130 pohon x 7kg ) pelepah segar dihasilkan untuk Ha dalam setahun. Jumlah ini diperoleh dengan asumsi bahwa semua bagian pelepah dapat dimanfaatkan. Dengan perhitungan itu, bisa dibayangkan, jika diasumsikan bahwa luasan perkebunan kelapa sawit yang telah berproduksi dan terdapat di Indonesia adalah 2.014.000 Ha(tahun 2000), maka jumlah bahan kering pelepah yang tersedia untuk dimanfaatkan adalah sejumlah 10.500.996 ton.

Pendapat Saya :
Dari artikel tersebut jelas sekali bahwa perkembangan ilmu biologi telah banyak membantu manusia dalam mencari solusi dari suatu permasalahan yang dihadapi dengan cara yang ringkas, cepat, murah dan tepat sebagai bentuk dari inovasi pemikiran sebelumnya. Hal ini terlihat dari permasalahan yang ada pada artikel tersebut bahwa untuk memelihara sapi di areal perkebunan kelapa sawit sangat sulit untuk mendapatkan rumput dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan pakan sapi-sapi tersebut. Melalui pengetahuan tentang ilmu biologi inilah yang mendorong kita untuk mendapatkan solusi dengan memanfaatkan situasi dan kondisi yang ada sampai akhirnya manusia mampu mengganti kebutuhan pakan sapi akan rumput-rumput segar dengan mengolah limbah kelapa sawit yang ada.

   C.      MANFAAT BIOLOGI DI BIDANG KEDOKTERAN
JUDUL ARTIKEL : BAYI TABUNG
SUMBER              : Ayahbunda.co.id
OLEH                     :

Secara sederhana bayi tabung adalah proses pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh ibu, istilahnya invitro fertilization ( invitro dalam bahasa latin artinya dalam gelas atau tabung, fertilization artinya pembuahan ) dalam proses bayi tabung, sel telur matang diambil dari indung telur ibu, dibuahi dengan sperma di dalam medium cairan. Setelah berhasil, embrio kecil yang terjadi dimasukkan ke rahim dengan harapan berkembang menjadi bayi.
Berikut 10 tahapan dalam proses pembuatan bayi tabung:
1.       Seleksi pasien apakah anda dan suami anda layak mengikuti program bayi tabung.bila layak, baru bisa masuk dan mengikuti program bayi tabung.
2.       Stimulasi atau merangsang indung telur untuk memastikan banyaknya sel telur. Secara alami, sel telur hanya satu namun untuk bayi tabung perlu lebih dari satu sel telur untuk memperoleh embrio.
3.       Pemantauan pertumbuhan folikel ( cairan berisi sel telur atau indung telur ) melalui ultrasonografi. Tujuannya, melihat apakah sel telur sudah cukup matang untuk dipanen.
4.       Mematangkan sel telur dengan cara menyuntikkan obat agar siap dipanen.
5.       Pengambilan sel telur, kemudian diproses dilaboratorium
6.       Pengambilan sperma suami (pada hari yang sama). Jika tidak ada masalah, pengambilan dilakukan lewat masturbasi. Jika bersamalah , pengambilan sperma langsung dari buah zakar melalui operasi
7.       Pembuahan atau fertilisasi di dalam media kultur di laboratorium. Hasilnya embrio.
8.       Transfer embrio kembali ke dalam rahim agar terjadi kehamilan , setelah embrio terbentuk.
9.       Penunjang fase luteal untuk mempertahankan dinding rahim. Dokter memberi obat untuk mempertahankan dinding rahim ibu agar terjadi kehamilan.
10.   Terakhir, proses simpan beku embrio. Jika ada embrio lebih bisa disimpan untuk kehamilan selanjutnya
Pendapat saya :
Dari artikel tersebut, kita bisa lihat terobosan baru di dunia kedokteran akan sebuah solusi yang diberikan kepada para pasangaan – pasangan yang kesulitan untuk mendapatkan keturunan, sekarang sudah dapat bernafas lega karena dengan kemajuan ilmu biologi sekarang ini, solusi akan masalah mereka sudah dapat diatasi walaupun hal ini masih menimbulkan pro dan kontra jika dilihat dari segi agama namun setidaknya ini bisa menjadi bukti akan perkembangan ilmu yang semakin maju terutama ilmu biologi itu sendiri

    D.      MANFAAT BIOLOGI DI BIDANG INDUSTRI
JUDUL ARTIKEL : MIKROBIOLOGI PANGAN PROSES PEMBUATAN TAUCO
SUMBER              : saroha 2012.blogspot.com
OLEH                     : Maliyati, Aci, Rahayu & widowati

Tauco adalah suatu makanan tradisional Indonesia yang memiliki cita rasa yang khas dan telah umum digunakan sebagai bumbu penyedap dalam berbagai hidangan sehari-hari. Tauco diperoleh dari hasil fermentasi kedelai dengan kapang dan dengan larutan garam. Fermentasi merupakan cara untuk memproduksi berbagai produk yang menggunakan perkembang biakan mikroba melalui aktivitas metabolism baik secara aero maupun anaero,fermentasi dapat terjadi karena aktivitas mikroba pada substrat organic yang sesuai, terjadinya fermentasi dapat menyebabkkan perubahan sifat bahan pangan akibat pemecahan kandungan bahan pangan tersebut, sehingga memungkinkan makanan lebih bergizi, lebih mudah dicerna, lebih aman dan memberikan rasa yang lebih baik dan memberikan tekstur tertentu pada produk pangan. Fermentasi juga merupakan suatu cara efektiv dengan biaya rendah untuk mengawetkan, menjaga kualitas dan keamanan makanan..

Pendapat Saya :
Dari artikel tersebut, kita bisa mengambil sebuah pembelajaran khususnya di bidang industry bahwa kita bisa mendapatkan keuntungan yang besar dengan menjual sebuah produk hasil olahan, dengan ilmu biologi yang kita sudah pelajari kita bisa mengolah bahan pangan yang mudah busuk dan rusak menjadi bahan makanan yang tahan lama dan bermutu tinggi baik secara gizi maupun keamanan dan kebersihan dari produk makanan itu sendiri.karena kualitas dari suatu bahan makanan bukan hanya dilihat dari penampilan fisiknya saja namun juga dilihat dari proses pengolahan dan penyimpanan serta bahan – bahan penyusunnya.

   E.       MANFAAT BIOLOGI DI BIDANG PERIKANAN
JUDUL ARTIKEL : BUDIDAYA UDANG
SUMBER              :
OLEH                     :              

Membudidayakan udang bukan hal yang mudah karena membutuhkan penanganan yang cukup serius, terlebih udang merupakan hewan laut yang sulit bertelur namun karena udang merupakan komoditi ekspor yang menjanjikan dipasar internasional maka banyak petani-petani udang yang berlomba-lomba membudidayakannya melalui metode tambak, namun hal ini ternyata tidak sepenuhnya berhasil karena banyak petani-petani udang yang otodidak tidak membekali dirinya dengan ilmu pengetahuan yang cukup sehingga banyak dari para petani tersebut yang justru mengalami kerugian.penyebab utama kegagalannya adalah menurunnya kualitas air sebagian besar areal tambak dikelola dengan teknologi sederhana secara turun menurun yang sudah tidak sesuai, padat penebaran tidak sesuai dengan kemampuan daya dukung tambak dan munculnya persoalan lingkungan budidaya serta tidak berfungsinya peranan kelompok- kelompok tani tambak dalam memanajemen system budidaya udang yang benar dan berkelanjutan.

Pendapat saya :
Dari artikel tersebut, bisa kita ketahui bahwa kemajuan ilmu biologi sudah dapat memprediksi kegagalan suatu usaha budidaya udang yang selama ini mungkin kurang diperhatikan oleh para petani udang itu sendiri terutama bagi mereka yang melakukan budidaya tanpa dibekali dengan ilmu pengetahuan yang cukup sehingga hal ini sangat membantu dalam mengawali usaha budidaya udang dengan metode yang benar dan tepat dan meminimalis kegagalan panen dengan lebih memperhatikan kualitas air dan sebagainya.




   F.       MANFAAT BIOLOGI DI BIDANG SOSIAL
JUDUL ARTIKEL : OTOPSI MAYAT
SUMBER              :
OLEH                     :

Belakangan ini, kita banyak dikejutkan dengan maraknya kasus pembunuhan yang dilakukan oleh orang-orang terdekat, baik itu disebabkan oleh masalah percintaan, selingkuh maupun pelecehan sexual, tak jarang mayat yang ditemukan sudah dalam keadaan yang rusak sehingga menyulitkan pihak kepolisian dalam mengungkapkan penyebab kematian korban berikut dengan pelaku pembunuhan tersebut. mereka yang seharusnya dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya didepan hukum justru malah bebas dari jerat hukum karena kurangnya bukti dan saksi namun seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan sekarang ini hal itu sudah dapat disiasati yaitu dengan jalan otopsi.
Otopsi adalah pemeriksaan tubuh mayat yang meliputi pemeriksaan bagian luar maupun bagian dalam dengan tujuan menemukan proses penyakit dan atau adanya cidera, melakukan interpretasi atau penemuan-penemuan tersebut, menerangkan penyebab kematian serta mencari hubungan sebab akibat antara kelainan-kelainan yang ditemukan dengan penyebab kematian.

Pendapat saya :
Dengan ditemukannya metode otopsi pada mayat ini, sudah dapat meminimalis bebasnya seseorang dari jerat hukum Karena kita bisa mengetahui dengan detail penyebab kematiaan seseorang apakah memang wajar atau ada unsur-unsur lainnya. tentunya perkembangan ilmu biologi di bidang sosial ini sangat membantu sekali bagi penegakkan hukum yang ada


jika ingin copy.. masukkan nama blog ini.. karena artikel yang di atas , sudah saya edit dan itu hasil pendapat saya.. jangan lupa comment dan follow blog saya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar