Rabu, 02 Oktober 2013

hipotensi

HIPOTENSI(TEKANAN DARAH RENDAH)
Hipotensi adalah suatu keadaaan di mana tekanan darah seseorang turun di bawah normal, yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg. Bahwa nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum  adalah 120/80 mmHG
        Namun demikian beberapa orangmungkin memiliki nilai tekanan  darah(tensi) berkisar 110/90 mmHG atau bahkan 100/80 mmHGakan tetapi mereka tidak/belum atau jarang menampakkan beberapa keluhan berarti, sehingga hal itu  di rasakan biasa saja dalam aktivitas kesehariannya. Apabila kondisi it uterus berlanjut, di dukung dengan beberapa faktor yang memungkinkan memicu menurunnya tekanan darah yang signifikan seperti keringat dan berkemih banyak namun kurang minum, kurang tidur atau kurang istirahat(lelah dengan aktivitas berlebihan) serta haid dengan pendarahan  berlebihan (abnormal) maka tekanan darah akan mencapai ambang rendah(Hipotensi) 90/60 mmHG.
  •       Tanda dan Gejala Tekanan Darah Rendah

Seseorang yang mengalami tekanan darah rendah umumnya akan mengeluhkan keadaan sering pusing, sering menguap, penglihatan terkadang dirasakan kurang jelas(kunang-kunang) terutama sehabis duduk lama lalu berjalan , keringat dingin, merasa cepat lelah tak bertenaga, bahkan mengalami pingsan yang berulang.
        Pada pemeriksaan secara umum detak/denyut nadi teraba lemah, penderita tampak pucat, hal ini di sebabkan suplai darah yang tidak maksimum ke seluruh jaringan tubuh.
  •        Penyebab Penyakit Hipotensi

Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa terjadinya penurunan tensi darah. Hal ini dapat di kategorikan sebagai berikut:
 ü Kurangnya pemompaan darah dari jantung
 ü Volume(jumlah) darah berkurang.
 ü Kapasitas pembuluh darah.

  •        Penanganan dan Pengobatan Hipotensi


Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi tekanan darah rendah(Hipotensi) diantaranya:
 ü Minum air putih dalam jumlah yang cukup banyak antara 8 hingga 10 gelas per hari, sesekali minum kopi agar memacu peningkatan degup jantung sehingga tekanan darah meningkat
 ü Mengkonsumsi makanan yang cukup mengandung kadar garam
 ü Berolahraga teratur seperti berjalan pagi selama 30 menit minimal 3x seminggu dapat membantu mengurangi timbulnya gejala
 ü Pada wanita di anjurkan mengenakan stocking yang elastis.
 ü Pemberian obat-obatan(meningkatkan darah)hanya di lakukan apabila gejala hipotensi yang di rasakan benar-benar mengganggu aktivitas keseharian, selain itu dokter hanya akan memberikan vitamin(support/placebo) serta beberapa saran yang dapat dilakukan bagi penderita
 ü Kurangi alcohol karena alcohol membuat anda dehidrasi dan menurunkan tekanan darah
 ü Ikuti pola diet sehat,dengan cara memakan buah dan sayur yang banyak

 ü Ubah posisi tubuh secara perlahan
 ü Makan porsi kecil dan konsumsi makanan rendah karbohidrat

Mengenai image masyarakat yang sebagian besar berpikir bahwa dengan mengkonsumsi daging kambing bagi penderita Hipotensi dapat meningkatkan tensi darah, sebenarnya belum jelas. Namun, di benarkan kalau hal itu akan meningkatkan kandungan hemoglobin(Hb) dalam darah. Sekali lagi harus  dipahami bahwa Hipotensi artinya suplai darah tidak maksimal ke seluruh bagian tubuh. Hb rendah artinyabahwa kandungan Hb sebagai zat pengikat oksigen dalam darah memiliki kadar rendah yang akibatnya penderita bisa pucat(anemia), pusing(oksigen yang diangkut/ suplai darah ke otak kurang), merasa cepat lelah dsb.

Dalam kasus Hipotensi yang benar-benar di perlukan pemberian obat , biasanya ada beberapa jenis obat yang biasa di pakai seperti fludrocortisones, midodrine, pyridostigmine, nonsteroidal anti-inflammatory dugs (NSAIDs)caffeine dan erythropoietin.

Jangan lupa ya sumber kalo mau copast, karena ini artikel saya. dan jangan juga lupa comment dan follow thankss

Tidak ada komentar:

Posting Komentar